TNI dan AGP Siapkan Susu Tiap Hari untuk Anak-anak Korban Asap

asap16Komandan Satgas Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah Kolonel ARH Purwo Sudaryono dan Satgas Artha Graha Peduli menyiapkan susu siap minum untuk korban bencana kabut asap setiap hari, khususnya untuk anak-anak dan lansia.

“Kami sediakan susu siap minum bagi anak-anak dan warga yang datang ke rumah singgah yang kami kelola bersama,” kata Mulyanto dari Satgas AGP di Palangka Raya, Kamis (11/5).

Menurut Mulyanto, hujan sudah mulai turun di Kalimantan Tengah, jarak pandang dan indeks standar pencemar udara (ISPU) sudah kembali membaik. Namun, status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan kembali diperpanjang hingga 20 November 2015. Alasannya, kebakaran hutan dan lahan belum benar-benar padam.

“Satgas AGP akan fokus kepada pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis serta penyediaan susu bagi anak-anak,” kata Mulyanto.

Sementara Sartika Harsa, dokter dari Posko AGP, mengatakan anak-anak menjadi perhatian pada operasi kemanusiaan AGP karena kabut asap mengakibatkan sejumlah anak-anak terserang penyakit asma, pneumonia, mata, dan kulit.

“Mereka paling rentan terhadap bahaya kabut asap. Namun, karena anak-anak, mereka tidak menyadari adanya bahaya tersebut,” ujar Sartika.

Tercatat, sedikitnya 16 orang meninggal akibat kabut asap di Sumatera dan Kalimantan. Mayoritas korban ialah anak berusia di bawah lima tahun.

Bencana kabut asap yang terjadi selama hampir tiga bulan terakhir menimbulkan berbagai dampak serius bagi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak sebagai pihak yang paling rentan terpapar, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

http://m.rmoljabar.com/news.php?id=14958

“Orang Yang Berbahagia Bukanlah Orang Yang Hebat Dalam Segala Hal, Tapi Orang Yang Bisa Menemukan Hal Sederhana Dalam Hidupnya dan Mengucap Syukur”

“Kepedulian Kami adalah panggilan sebagai anak bangsa Indonesia untuk berbuat terhadap sesama yang tertimpa musibah”