PT RMM dan DIS Padamkan Listrik

20160322074714_525MedanBisnis – Medan. Kelompok usaha Artha Graha Network (AGN) mendukung kampanye perubahan iklim dan pencegahan pemanasan global dengan memadamkan listrik dan peralatan elektronik selama satu jam pada pukul 20.30-21.30 WIB pada Sabtu (19/3) saat Earth Hour 2016 berlangsung.

Khusus untuk wilayah Sumatera Utara, PT Rimba Mujur Mahkota (PT RMM) dan PT Dinamika Inti Sentosa (PT DIS) yang menjadi mitra AGN melakukan aksi yang sama di Kantor Medan, serta di kebun Sikara-kara dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sikara-kara di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

 

“Ini aksi nyata kami dalam menjaga lingkungan dan mendukung kebijakan pemerintah dan Presiden Jokowi kepada Konvensi Kerangka Kerja PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC),” ujar Koordinator aksi PT RMM & PT DIS Koko Hafrulidjas dalam siaran persnya yang diterima MedanBisnis, Senin (21/3).

 

Sementara itu, Pengurus Senior Artha Graha Peduli Ronny Bratawidjaya dalam siaran persnya Sabtu (19/3) di Jakarta menyebutkan, aksi mematikan lampu selama satu jam dalam Eart Hour 2016 diikuti jutaan anggota keluarga besar AGN di persada nusantara.

 

“Jutaan anggota keluarga besar Artha Graha Network mematikan lampu serentak selama 1 jam sebagai bentuk kepedulian dan komitmen nyata mengurangi emisi gas rumah kaca,” kata Ronny.

 

Menurutnya, semua unit usaha AGN dan Artha Graha Peduli (AGP) seluruh Indonesia ikut serta memadamkan listrik, termasuk di semua jaringan hotel seperti Hotel Borobudur Jakarta dan Discovery Hotel and Convention Ancol (DHCA), Discovery Kartika Plaza Hotel (DKPH) Bali, Palace Hotel Cipanas, Jawa Barat dan Pulau Seribu Marine Resort (Pulau Pantara), seluruh jaringan Bank Artha Graha dan 19 toko elektronik. Kegiatan yang sama juga digelar di Kawasan SCBD yang dipusatkan di depan Gedung Artha Graha.

 

Untuk seluruh Indonesia semua unit AGN bisa menghemat listrik sekitar 35 MVA yang dalam satu jam setara dengan 21,6 ton karbondioksida.

 

“Ini kontribusi kecil kami. Kalau Artha Graha Network bisa memangkas 21,6 ton emisi karbondioksida, dan perusahaan-perusahaan lain melakukan hal yang sama, makin banyak lagi emisi gas yang bisa dihemat,” kata Ronny.

 

Earth Hour yang diprakarsai oleh World Wide Fund for Nature (WWF) sejak tahun 2007 merupakan kampanye internasional untuk menarik partisipasi publik dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim global yang semakin mengkhawatirkan. (ril/sarsin)

Sumber

“Orang Yang Berbahagia Bukanlah Orang Yang Hebat Dalam Segala Hal, Tapi Orang Yang Bisa Menemukan Hal Sederhana Dalam Hidupnya dan Mengucap Syukur”

“Kepedulian Kami adalah panggilan sebagai anak bangsa Indonesia untuk berbuat terhadap sesama yang tertimpa musibah”