|
NO TRANSLATION AVAILABLE
Longsor mengubur tujuh rumah di Kampung Jareged dan Kampung Cikoneng di Desa Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Rabu (3/3) malam. Tidak ada korban jiwa, tetapi hingga Kamis puluhan rumah lain di kampung itu dinyatakan rawan longsor sehingga warga diungsikan.
Camat Sukamakmur Didin Wahidin menuturkan, di Kampung Jareged, bencana longsor itu tepatnya terjadi di RT 2 RW 7. Bencana diawali dengan hujan lebat yang turun terus-menerus pada Rabu malam. Aparat desa dan warga setempat yang terbiasa dengan bencana longsor memutuskan segera mengungsi. Kemungkinan jatuhnya korban luka ataupun korban jiwa pun bisa dihindarkan. ”Warga kampung di sini sudah terbiasa melihat ada lahan longsor. Begitu hujan turun deras, mereka waspada. Apalagi kalau hujannya lama, dari sore sampai malam hari, seperti Rabu kemarin,” kata Didin, Kamis. Ia menambahkan, longsor benar-benar terjadi beberapa saat setelah warga mengungsi. Tujuh rumah tampak melorot seiring pergerakan tanah sebelum akhirnya terkubur. Sementara puluhan rumah lainnya tidak sampai roboh, tetapi diketahui telah bergeser dari lokasi semua dan dinyatakan rawan longsor atau roboh. Didin mencatat, hingga Kamis kemarin, ada 46 keluarga yang terdiri dari 260 jiwa menyelamatkan diri mengungsi di bangunan sekolah Madrasah Al Falaq, sekitar satu kilometer dari lokasi bencana.(endang filian). k
|