ANAK-ANAK KORBAN ASAP DI KALTENG JINGKRAK-JINGKRAK DAPAT MAINAN DARI SATGAS ARTHA GRAHA PEDULI

asap3Anak-anak di Kalimantan Tengah yang sudah dua bulan lebih tidak bisa bermain di luar rumah dan kesekolah akibat kabut asap kebakaran hutan tampak suka cita ketika diberi susu dan mainan di rumah singgah Dayak Betang, Jalan. RTA Milono, Palangka Raya, Sabtu (31/10)
“Ada yang sampai berjingkrak-jingkrak kegirangan. Maklum selama ini mereka sebagian besar terkurung di dalam rumah karena pekatnya asap kebakaran hutan,” kata Renny Valentine dari Satgas AGP di Balai Kesehatan danTempat Bermain Anak di Rumah Betang, Jalan. RTA Milono, Kelurahan Menteng, Palangka Raya.
Di Rumah Betang atau rumah adat Dayak yang dijadikan rumah singgah, dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada 82 orang pasien, termasuk anak-anak. Dr. Graz Rimba dan dr Sartika Harsa, dua dokter dari AGP, dengan telaten dan sabar memeriksa warga yang umumnya menderita penyakit insfeksi saluran pernafasan akut (Ispa) dan sakit mata.
Sementara anak-anak yang sudah diperiksa atau menunggu pemeriksaan dokter dikumpulkan di ruangan bermain yang diberikan fasilitas bermain dari mulai boneka, lego, buku gambar dan mewarnai. Anak-anak itu juga diberikan susu dan makanan lain.
“Enak di sini, gak mau pulang,” kata Yanuar, 5 tahun, yang mengaku senang di rumah Betang karena udara segar dan tidak ada asap seperti di rumahnya yang dekat dengan lokasi kebakaran hutan.
Selain melakukan pengobatan gratis, Satgas AGP di tempat lain memberikan layanan oksigen kepada 95 orang di rumah oksigen. Sedangkan layanan oksigen keliling dari rumah kerumah total sudah melayani kepada 281 orang.
Satgas Artha Graha Peduli dengan mobil oksigen keliling melakukan operasi kemanusian “door to door” dengan mendatangi rumah-rumah warga disejumlah kawasan di kota Palangka Raya, terutama untuk menyasar para jompo, orang sakit, dan ibu hamil yang karena keadaannya tidak memungkinkan datang kerumah singgah.

http://pwrionline.com/nasional/anak-anak-korban-asap-di-kalteng-jingkrak-jingkrak-dapat-mainan-dari-satgas-artha-graha-peduli/

“Orang Yang Berbahagia Bukanlah Orang Yang Hebat Dalam Segala Hal, Tapi Orang Yang Bisa Menemukan Hal Sederhana Dalam Hidupnya dan Mengucap Syukur”

“Kepedulian Kami adalah panggilan sebagai anak bangsa Indonesia untuk berbuat terhadap sesama yang tertimpa musibah”